PEMANFAATAN MEDIA BELAJAR BERBASIS DARING BAGI GURU DI ERA NEW NORMAL
- Diposting Oleh Genesis_web
- Selasa, 9 Juli 2024
- Dilihat 184 Kali
PEMANFAATAN MEDIA BELAJAR BERBASIS DARING BAGI GURU DI ERA NEW NORMAL
OLEH : Muhammad Hadiatur Rahman, M.Pd.
Kemajuan tekhnologi digital/internet saat ini sudah menjadi bagian yang tidak bisa lepas dari kehidupan manusia sehari-hari. Dimana setiap orang, mau tidak mau, suka tidak suka harus beradaptasi dan selalu up to date mengikuti perkembangan kemajuan tekhnologi digital. Apabila tidak berupaya untuk beradaptasi dan up to date dengan perkembangan tekhnologi dan informasi maka akan tertinggal atau dikenal dengan gagap tekhnologi. keharusan untuk selalu mengikuti perkembangan inilah yang telah mempengaruhi perubahan di berbagai aspek kehidupan termasuk didalam dunia pendidikan. Salah satu contoh perubahan dengan adanya kemajuan tekhnologi dan informasi dalam dunia pendidikan yaitu dengan adanya UNBK “Ujian Nasional Berbasis Komputer” dan CAT “Computer Assisted Test”.
Guru yang mempunyai peran penting didalam dunia pendidikan harus beradaptasi dengan perkembangan jaman yang serga digital dan dituntut untuk selalu kreatif dan inovatif dalam mengajar. Metode-motode lama dalam proses belajar mengajar sudah harus mulai ditinggalkan karena tidak sesuai dengan peserta didik yang sudah tumbuh dan berkembang di era yang serba digital. Untuk itu sangat penting bagi seorang guru mengusai dan menfaatkan tekhnologi digital sebagai media untuk mentransformasikan ilmu ke peserta didik salah satu caranya dengan menggunakan media belajar berbasis daring. Pemikiran tersebut dilatarbelakangi dari banyaknya fenomena anak diusia belajar yang memanfaatkan internet hanya digunakan untuk kegiatan-kegiatan yang kontra produktif seperti bermain game online dan sosial media.
Dalam lima tahun terakhir sudah banyak fasiltas atau sarana yang sudah disediakan di internet Seperti Edmodo.com, spada.com,dsb. Media belajar berbasis daring tersebut menawarkan beberapa kelebihan antara lain : 1. Proses belajar mengajar antara guru dan peserta didik bisa dilakukan kapan saja tanpa ada batasan ruang dan waktu. 2. Pembelajaran dan evaluasi dapat dilakukan secara langsung dan online. 3. Sebagai alternatif apabila guru tidak bisa hadir dalam kegiatan belajar mengajar di kelas. 4. Penggunaan dapat dilakukan dengan menggunakan Gawai. 5. Guru dapat sharing tulisan, dan diskusi antar guru daring. Dengan adanya media pembalajaran berbasis daring ini diharapkan dapat membiasakan guru dan peserta didik untuk memanfaatkan tekhnologi digital dalam proses kegiatan belajar mengajar. Hal ini juga sebagai upaya mempersiapkan generasi muda untuk menghadapi revolusi industri 4.0 yang memanfaatkan jaringan internet.
Untuk merealisasikan kegiatan belajar mengajar berbasis daring di sekolah tentunya ada beberapa tahapan yang harus dilaksanakan seperti dukungan dari pihak sekolah dengan cara memasukkan dalam kegiatan kurikulum sekolah, sosialisasi terhadap guru dan siswa berupa workshop, sarana dan prasarana sekolah seperti adanya jaringan internet di sekolah dan kebijakan sekolah untuk tidak melarang peserta didiknya untuk membawa gawai.